|
|
Hi..... Jim's here.... I know this blogdrive from my best friend Firdaus....This is my first blog....and hope u enjoy it.
My name is Jimmy Samuel...My friends use to call Jim or Sam or JJ (sounds sweet when my girl call it hahahaha)....i was born in Jakarta, March 21st, 1978. I'm a big..big...man...in a big...big...world...hahahaha.....
In my spare time sometimes i do these : Listening to the music, playing guitar, playing video games (PC Games/Playstation), surfing on the net, chatting with new friends, swimming, doing fitness @ the gym.
Those are some informations about me....if there is anything to ask....don't be hesitate to ask more about me.... i will tell u then.
ADIOS AMIGOS
| << January 2012 >> | ||||||
| Sun | Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat |
| 01 | 02 | 03 | 04 | 05 | 06 | 07 |
| 08 | 09 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | 31 | ||||
Udah lama ga posting blog nih… jadi kepingin posting satu humor dari renungan yang dibaca semalam. Humornya tertulis seperti ini :
Wanita Memang
- Jika dikatakan cantik dikira menggoda, jika dibilang jelek disangka menghina.
- Bila dibilang lemah dia protes…bila dibilang perkasa dia nangis…
- Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng menolak ( sambil ngomel-ngomel, "Masak disamakan dengan cowok")
- Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bus malah cembetut ( sambil ngomel-ngomel, "Egois amat sih cowok ini…tidak punya perasaan..")
- Jika ditanyakan siapa yang paling dibanggakan, kebanyakan bilang "ibunya"; tapi kenapa ya …lebih bangga jadi wanita karir …padahal ibunya adalah "ibu rumah tangga".
- Bila kesalahannya diingatkan mukanya merah; bila diajari mukanya merah; bila disanjung mukanya merah; jika marah mukanya merah… Kok sama semua??? Bingung!!!
- Ditanya ya atau tidak, jawabannya diam; ditanya tidak atau ya, jawabannya diam; ditanya ya atau ya, jawabannya diam; ditanya tidak atau tidak, jawabannya diam; ketika didiamkan malah marah…(repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya)
- Dibilang ceriwis marah, dibilang berisik ngambek, dibilang banyak mulut tersinggung, tapi kalo dibilang supel…waduh seneng banget…padahal sama aja maksudnya.
- Dibilang gemuk ngga senang padahal maksud kita sehat gitu lohhh… dibilang kurus malah seneng padahal maksud kita kenapa elo jadi begini???...
Itulah wanita… makin kita bingung…makin seneng dia…
Lucunya di tulisan terakhir tertulis kalimat itu… dalam hati saya jadi tersenyum-senyum sendiri…kalo dilihat dari pengalaman pribadi saya…memang ada benernya apa yang disampaikan humor itu… Kita jadi bingung sendiri menghadapi makhluk yang namanya wanita… Pokoknya seperti judul lagunya Splender … I Think God Can Explain…
Duhh...dah lama nih kagak update blog na....btw ada postingan dari milis tetangga yang lumayan menarik...mudah2an bisa jadi bahan pertimbangan buat yg baca blog ini...
Subject: memilih pasangan
Pertemuan dan kebersamaan ......Canda dan tawa......cerita ... curahan hati ...
berlalu disaat waktu buktikan untuk kembali dalam keseharian, aktivitas kehidupan yang keras dan panjang ... satu hal yg kan slalu terbawa ... kenangan ... menjadi inspirasi 'tuk masuki hari yg baru ...... every day is a good day for wishing ...
Selamat beraktivitas untuk meraih yang terbaik ^_^
Untuk yang mencari pasangan hidup, orang2 bijak selalu menyarankan memilih dengan "5 Jari",
5 Jari:
1. Jempol: bisa diartikan Asli, Oke, Hebat, Luarbiasa. Dia haruslah "asli" lawan jenis anda dan dalam hal sex, senang dan nafsu pada lawan jenisnya. Bukan Homo
atau be-sex. Oke, Hebat, Luarbiasa dimata anda. Tidak penting karena apanya, tapi anda menemukan dalam dirinya bahwa anda "Bangga" jalan, dekat dan hidup bersamanya. Tidak perduli pendapat orang lain yang tidak bisa memahami/melihatnya, karena dia memang jodohmu bukan jodoh orang lain, apalagi jodoh semua orang.
2. Kelingking: bisa diartikan "Maaf ya, temanan ya" Dia harus menjadi lawan berdebat, berantem yang menarik. Keras dalam prinsip, tapi tdk mau menang sendiri dan cepat meminta maaf. Sekeras apapun perbedaan, bisa diselesaikan bersama dalam kelembutan. Jadi, kalau belum pernah "berkelahi/ribut" dengannya, hati2 mungkin kalian berdua penipu, yang senang menipu diri sendiri. Jangan menikah dengan menipu, dan atau menipu untuk menikah. Nanti Tertipu???
3. Telunjuk: Bisa diartikan "Menunjuk, mengutamakan" Dia harus mau menunjuk dirinya bersalah sebelum menunjuk kesalahanmu, begitu sebaliknya. Dia mau menunjukkan sesuatu yang baik untukmu, sebelum menunjuk sesuatu yang baik untuknya kamu lakukan.
4. Jari Manis: Artinya "Cincin dan Ikatan". Pastikan, bahwa dia memang mau menikah denganmu he he he he. Jangan sampai dikira kamu lagi cari "sahabat baik". Kalau sudah memenuhi 3 Jari pertama, jari manis ini adalah langkah BERANInya. Menikah sangat membutuhkan Keberanian.
5. Jari Tengah: Pusat dari segalanya. Setelah menikah, jadikan dia sebagai pusat dan yang utama dari seluruh hubungan disekeliling anda berdua. Dia harus lebih utama dari si Jempol(orang tua), juga lebih utama dari si Telunjuk (orang2 yang berpengaruh atau berjasa pada anda). Lebih utama dari si Kelingking yang begitu ramah dan pemaaf serta teman diskusi/debat anda, baik dikantor, rumah atau tempat pelayanan. Lebih utama dari si jari manis, kewajiban dan janji nikah, karena dia adalah pasangan hidup anda (satu pribadi) bukan kewajiban ataupun janji nikah anda.
Bila ada masalah?
1. Berikanlah kelima jari anda kepadanya, gandenglah dia ketempat-tempat yang
dia suka dan kalian suka, baru yang kamu suka. Selesaikanlah dengan kesepuluh
jari anda dan kesepuluh jarinya saling mengikat. Dijamin, anda tidak akan bisa menampar atau memukulnya dengan leluasa.
Selesaikanlah dan pasti kalau jari jemari kedua orang saling bersatu, hanya hal-hal yang nikmat dan sayang yang mungkin terjadi ....
2. Kalau jari jemari pasangan dan anda tidak bisa bersatu, maka satukanlah kesepuluh jari anda. Berlutut dan Berdoalah kepada TUHAN, yang memiliki dan
mengasihi anda berdua. Ajak DIA menyelesaikan masalah anda. Dijamin, jari-jari anda akan merindukan untuk menggemgan kembali jari jari pasangan anda.
Orang bijak pernah bilang ada 2 hal:
1. Kalau marah dan tidak suka, berbisiklah kepadanya. Kalau senang, tertawalah keras spy mereka yang sedih juga terhibur karena mendengar suara tawa yang senang dan bahagia.
2. Dirumahmu aturlah sesuai yang kalian mau. Dirumah orang tuamu, ajarlah dia
untuk mau menerima bila ternyata berbeda dengan dirumah orangtuanya, dengan
cara kamu menerima perbedaan dirumah orangtuanya.
Selamat mencari, menikah dan menikmati pernikahan yg suci .....
| You Are 26% Evil |
![]() In some ways, you are the most dangerous kind of evil. |
| How You Are In Love |
![]() In relationships, you tend to be a bit selfish. You tend to get very attached when you're with someone. You want to see your love all the time. You love your partner unconditionally and don't try to make them change. You are fickle and tend to fall out of love easily. You bounce from romance to romance. |
| Your Love Element Is Metal |
![]() For you, love is all about fusing together for one incredible life experience. You attract others with wit and a bit of flash. Your flirting style is defined by making others want and value you. Greatness and optimism are the cornerstones of your love life. You may let go too easily, but you never get weighed down by your past. You connect best with: Earth Avoid: Fire You and another Metal element: will control and smother each other |
| Your Birthdate: March 21 |
![]() Bright but unbridled, you tend to seek out wild experiences over new ideas. People are frustrated by your great potential, but you love your unconventional life. You're a heartbreaker. People get attached to you, and then you're gone. Your strength: Your thirst for adventure Your weakness: Not taking time for slow pleasures Your power color: Hot pink Your power symbol: Figure eight Your power month: March |
Teringat seorang sahabat yang sedang bersusah hati nih….. kalau kisahnya di flashback seperti syair lagunya “Peterpan” judulnya “Kukatakan dengan Indah”. Di bagian reffrein teksnya seperti ini : “kau hancurkan hatiku… hancurkan lagi…kau hancurkan hatiku… tuk melihatmu… kau terangi jiwaku…redupkan lagi…kau hancurkan hatiku… tuk melihatmu...”. Dia berkisah kalau orang yang teramat sangat dia sayangi ternyata telah mengkhianati cintanya
. Tapi apa daya, dia tidak dapat memutuskan hubungannya karena sudah terlanjur sayang #-o {mirip lagunya memes ![]()
}… Memang sang sahabat ini dulu pernah berbuat hal yang sama dimana dia sudah menyakiti hati kekasihnya. Dan dia sungguh menyesal berbuat hal seperti itu terhadapnya, dia berjanji untuk tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya. Dan selama itupun dia mencoba untuk memperbaiki keadaan seperti sedia kala.
Setelah hampir 3 tahun terlewati dan keadaan sudah tenang seperti sedia kala, tiba2 badai menerpa kehidupan cintanya lagi. Usut punya usut t’nyata sang pujaan hati telah berbuat itu lebih dulu terhadap sang sahabat ini jauh sebelum sang sahabat menyakiti hati kekasihnya. Dan hal itu teramat sangat menjatuhkan mentalnya, dalam hatinya terbersit “apa yang harus diperbuatnya???... Kenapa ini harus terjadi???... Ternyata wanita yang telah dianggapnya sempurna juga melakukan kesalahan yang sama seperti dirinya???... apakah dia merasakan kejenuhan yang sama dalam hubungan mereka selama ini???...” Segala macam pertanyaan berkecamuk di otaknya, segala macam perasaan juga bercampur aduk di dalam benaknya.
Sekarang dia sudah bisa kembali seperti sedia kala... menerima kekasihnya seperti sedia kala walau di benaknya masih terbersit “keraguan” dan wajarlah kalau dia berbuat seperti itu, semua orang pasti akan bersikap defensif apabila telah sering kali dipecundangi. Yang penting dia sudah dapat menerima kenyataan bahwa kekasihnya itu telah khilaf dan berani mengakui kesalahannya serta meminta maaf padanya seperti yang pernah dia lakukan dahulu setelah terbukti “bersalah”. Satu hal yang patut di acungin jempol, klo perlu 4 jempol sekalian
…
Jika melirik kasus sahabat ini, kita tau bahwa sebagai manusia kita tidak pernah luput dari kesalahan. Seperti “Seurieus” bilang bahwa manusia itu punya rasa dan punya hati, dimana yang namanya manusia itu tidak pernah lepas dari sifat dasarnya bahwa ia tidak pernah puas akan satu hal dimana ia akan mencari yang lebih… lebih…dan lebih… Hal itu dapat dialami oleh setiap insan manusia, kapan saja dan di mana saja. Kita tidak mencari kambing hitam dimana kita menuding siapa yang terlebih dahulu berbuat salah terhadap seseorang, yang penting adalah bagaimana kita berintrospeksi diri terhadap apa yang sudah kita perbuat.
Jadi… waspadalah!...waspadalah!... kejahatan ada bukan hanya karena ada niat dari pelakunya… tapi juga karena ada kesempatan… (loh kok jadi ga nyambung gini sih #-o….) … au ah gelap… yang lalu biarlah berlalu… yang belon… kita bikin lagi dengan tidak melakukan kesalahan yang sama.![]()
| Next Page |




